Pembelian Energi dari AS Ada Kesepakatan Bisnis, Bukan Dipaksa

July 18, 2025 - 21:09
2 dari 2 halaman

Susiwijono mengatakan kerja sama ini akan menguntungkan kedua negara. Pemerintah tetap memprioritaskan ketahanan energi nasional. Rencana kerja sama juga mencakup pembangunan fasilitas khusus di Indonesia. Salah satunya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dapat mendukung pemanfaatan produk energi impor tersebut.

Seluruh poin kesepakatan akan dijabarkan dalam dokumen Pernyataan Bersama (Joint Statement) antara Indonesia dan AS. Dokumen itu akan diumumkan ke publik dalam waktu dekat.

"Kemarin kan masih baru sepakat saja, habis ini nanti kita akan detailkan. Kita kan masih akan ketemu terus dengan USTR, di Joint Statement nanti akan dibunyikan di situ. Kemudian nanti detailnya skem-nya seperti apa akan kita detailkan lagi," tuturnya.[]

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.