Keseimbangan

January 23, 2024 - 06:56
Foto.Dok: Istimewa
2 dari 3 halaman

Keseimbangan sebagai kata kuncinya, mendorong kebijakan pembangunan bukan semata mata hanya bertumpu pada aspek kelayakan ekonomi semata. Tetapi harus juga mmpemerhitungkan  sisi lingkungan. Yaitu,  lingkungan harus tetap berada pada tataran kemampuan daya dukungnya agar kehidupan tetap berada dalam kondisi nyaman, aman dan bergerak sebagaimana mestinya. Itulah titik keseimbangan yang dinasud Gibran pada debat ke 4 Vawapres tadi malam

Lebih jauh, Gibran ingin menjelaskan, bahwa ekselerasi pembangunan menuju Indonesia emas tahun 2045, harus diupayakan dengan serius, dengan cara  bertumpu pada kekuatan bangsa, salah satu kemuatan bangsa tersebut, adalah pemanfaatan SDA mineral yang melimpah.

Dalam konteks itu, Gibran menjelaskan bahwa kekuatan itu ada. Contohnya adalah potensi  sumberbdaya nikel Indonesia yang secara jumlah merupakan terbesar di dunia. Kelebihan itu sebagai bahan daya tawar kita di dunia internasional.

Dengan prasyarat,  potensi mineral nikel itu dilakukan hilirisasi sampai pada produk jadi, contohnya menjadi  baterai listtik untuk kendaraan elektrik, yang merupakan  kendaraan masa depan.

Pendapat Cak Imin yang menegaskan eksploitasi bahan tambang yang dilakukan saat ini, ugal ugalan,  sesungguhnya sudah terjawab melalui konsep keseimbangan sebagaimana dimaksudkan oleh Gibran.

Lebih lanjut Gibran menegaskan, bahwa pola keseimbangan hanya dapat dicapai apabila prasyarat kelayakan lingkungan melalui studi amdal dilakukan.

Perlu diketahui, bahwa Studi amdal bukan hanya melakukan penelitian dan analisis dari sisi aspek lingkungan semata, tetapi merupakan penelitian secara detail dan multi interdisiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi,  lingkungan, budaya dan hal hal yang akan terkena dampak. Artinya, daya dukung lingkungan tersebut,  adalah kemapuan daya dukung integral secara komprehensif, sehingga orang yang tinggal di sekitar kegiatan pembangunan tetap nyaman, aman, sehat, dan sejahtera, lantaran  lingkungan tetap berada dalam batas kemampuannya memberikan fasilitas untuk semua penduduk melakukan aktifitas sesuai peofesinya masing - masing.

Itulah yang dimaksud dengan titik keseimbangan. Industri didorong berkembangan tapi tetap memperhatikan aspek lingkungan. Ini yang dimaksud dengan konsep pembangunan berkelenjutan.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.