"Kemungkinan besar pemilu akan berlangsung dua putaran, dan peluang paling besar yang masuk ke putaran kedua adalah Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud," kata Andre.
Hasil survei FAPTI dan Alvara Research Center memperlihatkan bahwa dari ketiga pasangan calon, mayoritas responden akan memilih pasangan Prabowo-Gibran (46 persen), disusul Ganjar-Mahfud (26,4 persen), lalu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (21,3 persen). Sementara itu, responden yang masih belum menentukan pilihan berada di angka 6,3 persen.
"Pemilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada tahun 2019 cukup banyak yang memilih pasangan Ganjar-Mahfud, sedangkan pemilih Prabowo-Sandiaga Uno akan tetap memilih Prabowo yang berpasangan dengan Gibran pada tahun 2024," papar Andre.
Survei ini melibatkan 1.262 responden secara nasional ditambah 4.000 responden di Pulau Jawa. Profil responden didominasi oleh generasi Z dan milenial sebanyak 74,9 persen dengan 56,2 persen merupakan warga perkotaan, dan margin of error dalam survei ini sebesar 2,8 persen.