Foto.Dok: Istimewa
3 dari 3 halaman
Menurut dia, Pemilu 2024 menjadi ajang masyarakat untuk memilih secara rasional pemimpin yang mengerti persoalan di bidang hukum itu.
" Kejahatan negara, kejahatan di bidang hukum dan sebagainya yang mungkin saja akibat dari suatu operasi-operasi yang aneh-aneh di masa lalu itu harus dihentikan, baik di kiri maupun kanan," ujar Fahri.
"Tetapi sekarang adalah waktunya untuk bersatu secara rasional mendukung pasangan yang kira-kira kalau dia yang mimpin, dia yang ngerti persoalan," terang Fahri