"Dalam skenario hanya ada dua pasangan Capres atau Anies tersisih pada putaran kedua, basis pemilih Anies condong mengalihkan suaranya kepada Prabowo," papar dia.
Hatta juga menegaskan, seandainya Anies tidak bisa melangkah di putaran kedua, maka hampir bisa dipastikan suara dukungan pemilih mantan Gubernur DKI Jakarta itu bisa dengan mudah berpindah ke sisi Prabowo daripada ke arah Ganjar.
Hal itu menurut dia, merujuk kepada sebaran wilayah serta karakteristik pemilih yang cenderung mirip di antara pendukung Prabowo dan Anies.
"Jika melihat sebaran wilayah dan karakteristik pemilih, basis Prabowo dan Anies hampir mirip dan cenderung beririsan," terang Hatta.
Prabowo Pernah Berhadapan dengan Jokowi di Pilpres 2019 Lalu.
Hatta menambahkan, hal itu juga lantaran Prabowo pernah berhadapan dengan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 silam. Sedangkan Anies didukung oleh Prabowo pada Pilkada DKI Jakarta pada 2017 silam.