Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

banner 468x60

DETIKMERDEKA – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, seiring kondisi fiskal negara yang dinilai masih cukup kuat menghadapi tekanan global.

Dalam keterangannya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (6/4/2026), Purbaya menegaskan pemerintah tetap melanjutkan kebijakan subsidi energi sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat.

banner 336x280

“Saya ingin menegaskan bahwa subsidi BBM akan tetap dilanjutkan sampai akhir tahun,” ujarnya.

Menurut Purbaya, keputusan tersebut telah melalui perhitungan anggaran secara menyeluruh, termasuk dengan mempertimbangkan kemungkinan harga minyak dunia yang relatif tinggi. Bahkan, skenario dengan asumsi harga minyak mencapai rata-rata 100 dolar AS per barel masih dinilai aman bagi APBN.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah juga melakukan berbagai langkah efisiensi anggaran untuk menjaga keseimbangan fiskal. Penghematan dilakukan di sejumlah pos belanja agar defisit tetap terkendali.

Selain itu, pemerintah memiliki cadangan fiskal yang dapat dimanfaatkan jika terjadi tekanan lebih besar dari sisi eksternal. Salah satu instrumen yang disiapkan adalah sisa anggaran lebih (SAL).

“Selama pasokan energi masih tersedia, kita juga punya bantalan fiskal berupa SAL sekitar Rp420 triliun yang bisa digunakan jika diperlukan,” jelasnya.

Meski demikian, Purbaya menilai kemungkinan terjadinya lonjakan harga minyak dunia secara ekstrem dalam jangka panjang relatif kecil. Pemerintah tetap optimistis kondisi pasar energi global masih berada dalam batas yang dapat dikelola.

Dengan kombinasi antara pengelolaan anggaran yang hati-hati dan ketersediaan cadangan fiskal, pemerintah yakin stabilitas harga BBM subsidi dapat terus dijaga sepanjang tahun ini.

Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

banner 336x280