DETIKMERDEKA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan hilirisasi kelapa sawit menjadi strategi utama Indonesia untuk memainkan peran besar dalam perekonomian global.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Makassar. Dalam kesempatan itu, Amran menyoroti pentingnya menghentikan ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan mulai mengoptimalkan pengolahan di dalam negeri.
Menurutnya, Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis karena menguasai lebih dari 60 persen pasar minyak sawit dunia. Jika potensi ini dimaksimalkan melalui industri hilir, maka Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga penentu arah pasar global.
“Kalau CPO kita olah menjadi produk turunan, dunia akan sangat bergantung pada Indonesia,” ujar Amran.