“Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 13 akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejak pagi ini, yang jelas merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata,” kata Bassal.
Sebelumnya pada Kamis, militer Israel menyebut sebuah proyektil diluncurkan “dari wilayah Kota Gaza menuju Negara Israel” tetapi jatuh di Jalur Gaza.
“Tak lama kemudian, (militer) tepat menggempur titik peluncuran,” kata militer Israel dalam pernyataan resmi.
Sejak 10 Oktober, gencatan senjata di Gaza yang disponsori Amerika Serikat sebagian besar menghentikan pertempuran antara Israel dan Hamas. Namun kedua pihak saling menuduh terjadi pelanggaran.
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan kepada AFP bahwa serangan Kamis “mengkonfirmasi penolakan pendudukan Israel terhadap komitmennya terhadap gencatan senjata.”
Kementerian kesehatan Gaza mencatat pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 425 warga Palestina sejak gencatan senjata diberlakukan.