DETIKMERDEKA - Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan rentetan serangan Israel pada pada Kamis 8 Januari 2026 waktu setempat menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk lima anak. Serangan terjadi di tengah gencatan senjata yang semestinya menghentikan sebagian besar pertempuran.
Dilansir AFP, pada Jumat 9 Januari 2026), juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, menyebut empat orang, termasuk tiga anak, tewas ketika sebuah drone menghantam tenda pengungsi di Gaza selatan.
Di utara Jalur Gaza, seorang anak perempuan berusia 11 tahun tewas di dekat kamp pengungsi Jabalia. Serangan terhadap sebuah sekolah menewaskan satu orang. Sebuah drone di dekat Khan Younis menewaskan seorang pria.
Dua warga Gaza lainnya, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan lain.
Militer Israel saat ditanya AFP mengatakan sedang memeriksa laporan tersebut.
Bassal menambahkan, Kamis malam, empat orang tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah di timur Kota Gaza. Tim penyelamat masih mencari korban hilang.