Presiden menekankan swasembada pangan bukan akhir, melainkan awal dari lompatan besar sektor pertanian. Setelah beras, pemerintah menargetkan swasembada jagung, singkong, bawang putih, serta penguatan sektor peternakan dan perikanan agar rakyat mendapatkan protein cukup dan terjangkau.
“Kalau ada yang nyinyir, kita jawab dengan kerja dan bukti. Tahun ini swasembada, tahun-tahun ke depan kita swasembada lagi,” kata Presiden disambut tepuk tangan petani.
Sementara itu Mentan Amran menegaskan capaian ini buah dari kepemimpinan Presiden Prabowo yang tegas dan berpihak kepada petani.
“Atas nama petani Indonesia, kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Presiden. Harga gabah naik, harga pupuk turun, pupuk tersedia. Swasembada ini adalah kerja kolektif seluruh petani Indonesia dengan dukungan penuh Presiden,” ujar Amran.[]