Secara kumulatif Januari–Desember 2025, NTP nasional mencapai 123,26. Angka ini naik 3,04 persen dibanding periode sama 2024. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi sektor pertanian sebagai penopang ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Sebanyak 22 dari 38 provinsi mencatat kenaikan NTP. Gorontalo menjadi yang tertinggi secara nasional, naik 5,60 persen pada Desember. Kenaikan ini menegaskan penguatan sektor pertanian dirasakan hingga ke daerah.
Petani di sejumlah wilayah mengakui harga gabah dan hortikultura lebih baik dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan harga memberi ruang bagi petani untuk menutup biaya produksi sekaligus memperbaiki pendapatan rumah tangga.
Lonjakan NTP Desember 2025 menjadi bukti sektor pertanian semakin tangguh dan produktif. Pemerintah menegaskan kebijakan akan terus diarahkan untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produktivitas, serta memastikan pertanian tetap menjadi fondasi ketahanan pangan nasional.[]