DETIKMERDEKA - Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Aceh Tamiang diminta agar tidak berhenti sebagai ajang seremoni. Masyarakat berharap kehadiran Presiden memberi dampak nyata terhadap penanggulangan bencana banjir yang sudah berlangsung lebih dari satu bulan.
Direktur Eksekutif Lembahtari, Sayed Zainal, menegaskan perlunya tindak lanjut serius setelah kunjungan Presiden.
“Yang perlu kita garis bawahi, kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya. Jangan ada kesan hanya seremoni saja. Setelah beliau pulang penanganannya kembali lamban,” kata Sayed Zainal, Kamis, 1 Januari 2026.
Ia menyoroti kerusakan hutan yang menjadi pemicu banjir. Menurutnya, penanganan pascabencana masih belum maksimal.