Wamentan Sudaryono: Alih Fungsi Lahan Harus Dihentikan

November 19, 2025 - 14:45
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
1 dari 3 halaman

DETIKMERDEKA - Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan sektor pertanian merupakan fondasi masa depan bangsa. Menurutnya perlindungan lahan pertanian harus dilakukan secara serius dan menyeluruh.

"Input pertanian bisa kita intervensi, bisa kita tingkatkan, tapi lahan dan air tidak bisa. Kalau lahan hilang, produksi hilang, dan kalau produksi hilang, pangan akan krisis. Ini fakta yang tidak bisa ditawar," kata Sudaryono, pada Rabu, 19 November 2025.

Ia menyebutkan alih fungsi lahan tidak boleh lagi dibiarkan. Praktik tersebut dinilai mengancam stabilitas pangan nasional.

"Mulai sekarang, alih fungsi lahan sawah harus dihentikan. Jika tidak, kita sendiri yang akan menanggung risikonya. Jika pertanian bermasalah harga pangan akan naik, kebutuhan impor meningkat, petani kehilangan lahan, dan fondasi produksi pangan nasional melemah," ujarnya.

Lebih lanjut Sudaryono mengatakan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat akan mendorong lonjakan kebutuhan pangan. Karena itu, lahan pertanian harus dijaga dan diperluas.

Pemerintah, menurut Sudaryono, tengah menyusun langkah konkret untuk memperkuat perlindungan lahan. Langkah tersebut mencakup percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta penyempurnaan regulasi agar lahan tidak mudah dialihkan untuk kepentingan non-pertanian.

"Ini bukan hanya soal aturan, ini soal komitmen bersama. Kita harus menempatkan lahan pertanian sebagai aset strategis negara," imbuhnya.

© 2025 Detik Merdeka | All rights reserved.