Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
3 dari 3 halaman
Hasilnya, hanya 20% beras SPHP dipajang sesuai program. Sisanya, sebanyak 80%, dioplos dan dijual sebagai beras premium.
"Kita lihat tanya langsung tempat penyaluran SPHP. Yang dilakukan adalah 20% dipajang, 80% dibongkar dijual premium (harganya) naik Rp 2.000-3.000," kata Amran saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Jakarta Pusat, pada Rabu, 1 Juli 2025 lalu.[]