“Tembakau Jember ini berbeda. Kita ingin ini dikembangkan untuk ekspor, dan akan kita dorong agar dibangun industrinya di sini,” jelasnya.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan bahwa Pemkab Jember memang menargetkan daerahnya jadi lumbung pangan nomor satu di Jawa Timur. Saat ini, Jember masih berada di posisi keempat.
Menurut Fawait, Pemkab sudah menurunkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk meningkatkan produktivitas di lahan seluas 6.000 hektare. Mereka juga tengah mencoba pupuk tambahan hasil riset Prof. Nur Sucipto yang terbukti bisa mengusir berbagai hama dan meningkatkan hasil panen.
Fawait pun berharap Kementerian Pertanian terus membantu petani Jember.
“Puluhan alat pertanian sudah dibagikan hari ini, tapi masih belum cukup. Kami mohon di tahun-tahun berikutnya bisa ditambah lagi. Petani Jember ini pemilih setia Presiden Prabowo sejak 2014,” ujar Fawait.[]