Erick Thohir, Bahlil dan Dewan Pers

March 20, 2024 - 14:57
Foto Dok: Istimewa
1 dari 3 halaman

Erick Thohir, Bahlil dan Dewan Pers

DETIKMERDEKA.COM,- Erick Thohir melalui stafnya Nezar Patri pernah mengadukan Tempo pada Juli 2023 tahun lalu. Aduan tersebut terjadi lantaran Erick Thohir merasa dirugikan melalui salah satu produk jurnalistiknya atau konten dengan judul “’Manuver Erick Thohir Lewat PSSI dan BUMN yang Tak Disukai PDIP (Bocor Alus Politik)’. Akhir dari proses aduan tersebut Tempo kemudian melalui salah satu jurnalis Tempo menyatakan permintaan maaf kepada Erick Thohir dan pembaca Tempo pada Agustus 2023.

Apa yang dialami dan dilakukan tim Erick Thohir tampaknya juga terjadi pada Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) saat menjadi topik pembicaraan pada konten Bocor Alus dan majalah Tempo. Melalui staf khususnya Tina Talisa, Dewan Pers pun mengeluarkan surat pernyataan penilaian dan rekomendasi (PPR) terkait aduan Menteri Bahlil. Berdasarkan keterangan dari Tina Talisa, Bahlil menyayangkan konten atau produk jurnalitik Tempo dengan judul “Main Upeti Izin Tambang” yang terbit pada 3 Maret 2024.

Berkesinambungan dengan editorial Katacyber.com 10 Maret 2024 dengan judul “Bahlil Tempo dan Politik Pers”, dua peristiwa sosok yang berpengaruh di republik ini seperti Erick Thohir dan Bahlil cenderung “kebal” dari apa yang disorot melalui karya jurnalistik, khususnya bidang investigasi. Situasi dan kondisi penguasa yang “kebal” dari sorotan media tentunya menjadi problem akut bagi upaya menyulut partisipasi publik dalam mengontrol kekuasaan agar tidak rusak dari dalam.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.