Darurat Beras

February 12, 2024 - 18:43
Foto.Dok: Istimewa
1 dari 3 halaman

Darurat Beras

DETIKMERDEKA.COM,- Saat ini, kita dihebohkan oleh adanya kelangkaan beras di beberapa ritel modern, khususnya kemasan 5 Kg.

Memang beras kemasan 5 kg, merupakan segmen kalangan menengah ke atas, sehingga wajar mana kala terjadi kelangkaan langsung heboh. Padahal, akibat kelangkaan dan naiknya harga beras, bukan hanya dialami oleh kalangan menengah ke atas, tapi dialami juga oleh kalangan yang biasa mengkonsumsi beras medium, yaitu kalangan bawah, yang secara statistik jumlahnya lebih banyak.

Harga beras medium sebagai beras yang banyak dikonsumsi kalangan bawah, yang  awalnya berada di kisaran antara Rp 11 ribu per kg sampai dengan Rp 12 ribu per kg, sekarang sudah berada di harga Rp 16,5 ribu kemasan 25 kg dan Rp 17 ribu eceran di beberapa pasar atau warung rumahan.

Kelangkaan beras adalah pokok persoalan kenapa harga beras naik. Di sini berlaku hukum pasar, mana kalau pasokan kurang, maka akan mendorong naiknya harga. Itulah yang terjadi pada komoditas beras saat ini.

Berkaitan dengan itu, mari kita lihat apa penyebab terjadi minimnya pasokan beras  ke pasaran.

Ada dua penyebab utama, yaitu,Pertama. Faktor alam. Musibah Elnino yang melanda sebahagian besar dunia, tak terkecuali Indonesia.

Elnino telah menyebabkan kemarau panjang. Dampak kemarau panjang adalah gagal panen masa tanam sebelumnya dan mundurnya   masa tanam berikutnya.

Persoalan dampak elnino terhadap kondisi pertanian Indonesia khususnya tanaman padi, telah diprediksi oleh BPS. Bahwa tahun 2023,  akan terjadi penurunan produksi padi nasional sebesar 2,05%, yaitu dari 31,54 juta ton pada tahun 2022, turun menjadi 30,90 juta ton pada tahun 2023.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.