Saat Kemanusiaan Digantikan Uang
DETIKMERDEKA.COM- Manusia dibunuh dengan motif uang. Manusia kehilangan nyawa karena begal juga ujung-ujungnya uang
Martabat manusia hilang karena uang. Seni melacur lintas sektor juga dikarenakan uang. Seiring perkembangan zaman, uang semakin menampakkan jati dirinya, nyaris menjadi tuhan. Ia mampu mengatur berbagai postur kehidupan manusia
Dalam kehidupan yang serba canggih kekinian, uang bukan lagi sebatas alat tukar, dan bukan pula sebagai kebutuhan memenuhi hasrat hedonis atau mentereng, melampaui dari itu uang menjadi jalan mulus dalam menggerakkan sistem yang menjadikan umat manusia pengecut dari generasi ke generasi
Semangat menuhankan uang satu tarikan nafas dengan semangat feodalisme, kolonialisme, diktator, koruptif dan lainnya yang serumpun dengannya. Nilai-nilai kemanusiaan secara bertahap cepat terus digantikan oleh nilai-nilai materil.
Transformasi kehidupan manusia sedemikian mengalir begitu saja seperti seolah-olah tidak ada yang salah dengan perilaku kehidupan manusia
Hal tersebut tidak saja terjadi di dunia dagang, melainkan terus berdampak di berbagai sektor pelayanan publik dan misi pencerdasan generasi, baik itu dunia pendidikan, jabatan publik hingga dunia altruisme/filantropi
Dengan kondisi dan situasi sedemikian pula, sejarah heroik kemanusiaan yang pernah ada berpotensi besar digeser atau digantikan dengan sejarah baru manusia. Sejarah yang memanusiakan manusia digantikan dengan sejarah manusia yang menyengsarakan manusia